Tentang APACHE-II
APACHE-II (Knaus et al. 1985) adalah sistem penilaian keparahan penyakit ICU yang paling banyak digunakan historis. Skor = APS (12 variabel fisiologi, 0–4 poin masing-masing) + Skor Usia (0–6) + Chronic Health (0–5). Digunakan untuk prediksi mortalitas populasi, bukan keputusan individual.
Tabel Skor Usia
| Usia | <45 | 45–54 | 55–64 | 65–74 | ≥75 |
| Poin | 0 | 2 | 3 | 5 | 6 |
Chronic Health Score
| Kondisi | Poin |
| Komorbiditas berat, masuk non-operatif atau operasi emergency | 5 |
| Komorbiditas berat, masuk post-operasi elektif | 2 |
| Tidak ada komorbiditas berat | 0 |
Prediksi Mortalitas APACHE-II
| Skor | 0–4 | 5–9 | 10–14 | 15–19 | 20–24 | 25–29 | 30–34 | ≥35 |
| Mortalitas | ~4% | ~8% | ~15% | ~25% | ~40% | ~55% | ~73% | ~85% |
Keterbatasan APACHE-II
- Dikembangkan dari data 1979–1982 — populasi ICU modern sangat berbeda
- Akurasi bervariasi per diagnosis; lebih baik untuk sepsis/pneumonia, kurang untuk trauma
- Ditujukan untuk prediksi populasi, bukan keputusan individual
- Versi APACHE-III dan APACHE-IV lebih akurat namun lebih kompleks; SOFA lebih praktis untuk monitoring harian
- Kalibrasi modern: Staudinger T et al. Wien Klin Wochenschr 2016 — APACHE-II kalibrasi buruk pada ICU modern karena data derivasi dari 1979–1982; cenderung overestimasi mortalitas pada populasi ICU saat ini.
- Alternatif lebih akurat: SAPS-3 (Metnitz PGH et al. Intensive Care Med 2005;31:1336) — dikalibrasi pada 35.000 pasien ICU global 2002–2003; lebih akurat untuk prediksi mortalitas RS. Tersedia kalkulator online di saps3.org.
- Rekomendasi praktis: Untuk monitoring harian disfungsi organ, gunakan SOFA — lebih sensitif terhadap perubahan klinis dan lebih prediktif untuk mortalitas ICU dibanding APACHE-II (Raith EP et al. JAMA 2017;317:271).