Latar Belakang
Candida Score dikembangkan León et al. (2006) dari 1.699 pasien ICU Eropa dan divalidasi (2009) pada kohort lebih besar. Tujuannya mengidentifikasi pasien ICU non-neutropenik berisiko tinggi kandidiasis invasif yang mungkin mendapat manfaat dari terapi antijamur empiris (tanpa menunggu kultur darah positif).
Interpretasi Skor
| Candida Score | Risiko | Rekomendasi |
| <3 | Rendah — kandidiasis invasif tidak mungkin | Antijamur empiris tidak direkomendasikan; pantau ketat |
| ≥3 | Tinggi — kandidiasis invasif mungkin | Pertimbangkan terapi antijamur empiris |
Pilihan Antijamur Empiris (ESCMID/IDSA 2016)
- Flukonazol 400 mg/hari: Pasien stabil, tidak ada riwayat azole sebelumnya, tidak curiga C. krusei/glabrata
- Ekinokandin (Caspofungin, Micafungin, Anidulafungin): Pasien berat/tidak stabil, riwayat azole, atau curiga C. glabrata/krusei
- De-eskalasi ke Flukonazol bila pasien stabil dan kultur sensitif
- Evaluasi ulang dalam 4–5 hari; hentikan jika kultur negatif dan kondisi membaik
- Candida Score tidak menggantikan penilaian klinis; kultur darah tetap gold standard
Faktor Risiko Tambahan (Tidak Termasuk dalam Candida Score)
- Antibiotik spektrum luas >7 hari · CVC (Kateter Vena Sentral) · Hemodialisis · Transplantasi organ solid · Bedah abdomen berulang / perforasi GI