Definisi Frailty
Frailty adalah sindrom penurunan cadangan fisiologis multidimensional dan kerentanan terhadap stresor. CFS (Clinical Frailty Scale) dikembangkan Rockwood et al. (2005) sebagai alat bedside yang cepat dan valid. Dalam ICU, frailty pra-morbid adalah prediktor kuat mortalitas, lama rawat, ketergantungan fungsional pasca-ICU, dan re-admission.
Interpretasi CFS dalam Konteks ICU
| CFS | Kategori | Implikasi ICU |
| 1–3 | Tidak Frail | Risiko rendah; toleransi intervensi baik; tidak ada pembatasan berbasis frailty |
| 4–5 | Pre-Frail / Frailty Ringan | Risiko moderat; diskusi tujuan perawatan lebih awal; monitor fungsional pasca-ICU |
| 6–7 | Frailty Sedang–Berat | Risiko mortalitas meningkat signifikan; pertimbangkan eskalasi/de-eskalasi bersama keluarga |
| 8–9 | Frailty Sangat Berat | Manfaat intervensi agresif sangat terbatas; konsultasi paliatif; advance directive |
Bukti Klinis Terbaru
- FROG-ICU (Darvall et al. 2019): CFS ≥5 → mortalitas 6-bulan meningkat signifikan (HR 1.6), independen dari usia dan diagnosis
- COVID-19/ICU (Hewitt et al. JAMA IM 2020): CFS ≥5 prediktor mortalitas lebih kuat dari usia atau komorbiditas tunggal pada pasien COVID-19 ICU
- Meta-analisis (Muscedere et al. 2017): CFS ≥5 dikaitkan OR 1.71 untuk mortalitas ICU dan OR 1.86 untuk mortalitas rumah sakit
- Catatan: Untuk disabilitas kronik stabil (tidak progresif), gunakan kondisi 2 minggu sebelum sakit akut sebagai referensi
- ⚠️ Keterbatasan: CFS tidak valid sebagai baseline pada pasien dengan disabilitas perkembangan kronik atau kondisi neurologi kronik parah yang stabil (misal: cerebral palsy, demensia berat kronik). Pada kondisi ini, gunakan kondisi fungsional terbaik 2 minggu sebelum sakit akut sebagai referensi (PICS-ICU Consensus 2023).